Finland Rejects Organic Rice From Indonesia

The test results of a Finnish Customs Laboratory has showed that the export consignment of organic long grain aromatic rice from a private exporter in Indonesia contained pesticide residues in organic rice, particularly inorganic bromide 23 mg/kg indicating the possible fumigation with methyl bromide.

According to a recent notification received by the Commerce Ministry on Rapid Alert System for Food and Feed from the European Commission in Brussels, the Indonesia agencies have also been getting reports from the exporters of organic products that some consignments were rejected at ports in the EU and other countries last year and early this year.

Source : www.oryza.com

PUSAT BIBIT BUAH BERKUALITAS

Hamparan bibit tanaman buah menghampar luas ketika memasuki areal seluas 3.000 m2. Di sana, aneka jenis tanaman buah dijajakan lengkap sesuai dengan yang Anda suka. Sejarahnya cukup unik. Mulanya hanyalah sebatas kegiatan kewirausahaan dan tempat praktikum mahasisiwa IPB. Lantaran permintaan masyarakat akan tanam­an buah berkualitas pada waktu itu cukup tinggi, maka muncullah Agro­promo Center.

Selalu mengedepankan kualitas itulah motto yang selalu dipakai Agropromo Center. ” Semua tanam­an yang dijajakan di sini adalah layak tanam, itu bisa dilihat dari kualitas tanaman,” ujar Doni, koor­dinator kebun Agropromo Center. Berkecimpung di pembudidayaan dan perdagangan bibit tanaman buah sejak tahun 1994 membuat brand kualitas bibit tanaman buah koleksi Agropromo Center bisa di­andalkan.Mayoritas tanaman yang ada di sini merupakan hasil pembiakan sendiri, sehingga kualitas
tanaman buah akan selalu terkontrol. “Hampir dua per tiga adalah hasil biakan yang dilakukan sendiri, itu untuk menjaga dan mempertahankan kualitas, ” terang Doni.

Kualitas yang menjanjikan itulah menjadi salah satu alasan pembeli. Dewi misalnya, tiap kali ingin membeli bibit tanaman buah, pilihannya selalu tertuju ke Agropromo Center. ” Karena ada brand IPB-nya, jadi kualitas barang sudah banyak percaya,” tutur Deli, dari Bogor. Memang, Agropromo Center adalah unit dari university farm di bawah Institut Pertanian Bogor.

KOLEKSI MATA TUNAS
Pembeli Adalah raja. Itulah agaknya yang coba dilakukan Agropromo Center. Tidak hanya kualitas, pelayanannya pun sudah terkenal memuaskan. Menurut Doni, konsumen yang datang tidak boleh pulang dengan tangan hampa dan kecewa. Maksudnya, permintaan konsumen harus selalu dipenuhi. Oleh karenanya koleksi entres (mata tunas) selalu disediakan dan terus dikembangkan.

Kelebihan lain yang coba ditawar­kan tempat ini adalah selalu meng update varietas-varietas tanaman buah. varietas terbaru macam srikaya merah, australia dan pink mahmud telah tersedia dalam jumlah yang cukup banyak. Kalaupun tak ada, Anda bisa memesanannya terlebih dahulu. Dalam waktu 1 – 2 minggu, tanaman yang Anda pesan dijamin sudah ada.

Selain lengkap, harga bibit tanam­an buah di sini pun sangat kompetitif jika dibandingkan dengan tempat lain. Bayangkan, dengan kisaran harga Rp 5.000 – Rp 1 .5 juta, Anda sudah bisa memilih tanaman buah yang disuka. Contohnya durian man­thong polybag ukuran 30 cm yang hanya seharga Rp 7.000. Ataupun sisihkan dana Rp. 1,5 juta untuk leng­keng yang sudah rimbun buahnya. Itu pun belum termasuk potongan harga maupun bonus yang diberikan. Jika Anda memborong banyak tanaman ataupun sudah jadi Pelanggan, bonus tertentu pasti didapatkan.

SAMPAI KE LUAR JAWA
Agropromo Center dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Tempat ini melayani tak hanya dari lingkup kota Bogor, ber­bagai kota Jawa Barat telah merata menjadi langganan setianya. Kon­sumen Iuar Jawa pun boleh terbilang sudah cukup banyak. Sebut saja dari Manado, Ambon, dan Pontianak.

Dari terminal Baranang­siang, Bognor. Ambil arch Utara melalui Jalan Pajajaran, jika naik kendaraan umum pi­lihlah angkot nomor 03 atau 09. Kurang lebih hanya me­nempuh jarak 300 m saja Anda sudah sampai di tujuan.

Agropromo Center tepat di samping utara Kampus Institut Perta­nian Bogor, Baranang­siang.
Pelanggan dari daerah tersebut selalu rutin berdatangan tiap bulan.
Selain menjajakan aneka bibit buah-buahan, tersedia juga aneka tanaman hias dan berbagai sarana pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan macam-macam media tanam.
Jika Anda pemula dan berminat menanam buah, tak perlu ragu berkonsultasi mengenai klinik tanam­an maupun seputar masalah budida­ya tanaman buah. Agropromo Center juga melayani jasa tersebut. For more information visit B2B business directory

Source : www.kebonkembang.com

How Much Water Do Vegetables Need?

A good general guideline is an inch of water per week, either by rain or watering; in arid climates, it is double that. In hot weather, vegetables need even more water, up to about ½ inch per week extra for every 10 degrees that the average temperature is above 60 degrees.

By definition, the average temperature is the daytime high plus nighttime low, divided by 2. So, if the high is 95 and the low is 73, the average is 92 + 73, divided by 2. The answer is 82.5. In this case, the garden needs at least another inch of water. This explains why most vegetable gardeners in hot climates just laugh at the “1 inch of water per week” recommendation. That simply doesn’t work in really hot weather for squash, eggplant, tomatoes, and other crops that need lots of water and have big leaves that wilt easily.

You can measure an inch of water by putting a rain gauge or even a tuna can or other container under your sprinkler, soaker, drip, or other watering system. You’ve applied an inch of water when the vessel collects water an inch deep.

For more information about organic farm, and keep healty visit B2B trade directory
Source :www.bonnieplants.com

Macam dan Contoh Nama Pestisida

Akarisida, berasal dari kata akari yang dalam bahasa Yunani berarti tungau atau kutu. Akarisida sering juga disebut sebagai mitesida. Fungsinya untuk membunuh tungau atau kutu.
* Algisida, berasal dari kata alga yang dalam bahasa latinnya berarti ganggang laut. Berfungsi untuk melawan alge.
* Avisida, berasal dari kata avis yang dalam bahasa latinnya berarti burung. Berfungsi sebagai pembunuh atau zat penolak burung serta pengontrol populasi burung.
* Bakterisida, berasal dari kata latin bacterium atau kata Yunani bacron. Berfungsi untuk melawan bakteri.
* Fungisida, berasal dari kata latin fungus atau kata Yunani spongos yang berarti jamur. Berfungsi untuk membunuh jamur atau cendawan.
* Herbisida, berasal dari kata latin herba yang berarti tanaman setahun. Berfungsi membunuh gulma (tumbuhan pengganggu).
* Insektisida, berasal dari kata latin insectum yang berarti potongan, keratan atau segmen tubuh. Berfungsi untuk membunuh serangga.
* Larvisida, berasal dari kata Yunani lar. Berfungsi untuk membunuh ulat atau larva.
* Molluksisida, berasal dari kata Yunani molluscus yang berarti berselubung tipis lembek. Berfungsi untuk membunuh siput.
* Nematisida, berasal dari kata latin nematoda atau bahasa Yunani nema yang berarti benang. Berfungsi untuk membunuh nematoda (semacam cacing yang hidup di akar).
* Ovisida, berasal dari kata latin ovum yang berarti telur. Berfungsi untuk membunuh telur.
* Pedukulisida, berasal dari kata latin pedis berarti kutu, tuma. Berfungsi untuk membunuh kutu atau tuma.
* Piscisida, berasal dari kata Yunani piscis yang berarti ikan. Berfungsi untuk membunuh ikan.
* Rodentisida, berasal dari kata Yunani rodera yang berarti pengerat. Berfungsi untuk membunuh binatang pengerat, seperti tikus.
* Predisida, berasal dari kata Yunani praeda yang berarti pemangsa. Berfungsi untuk membunuh pemangsa (predator).

Untuk keterangan lebih lanjut kunjungi online B2B marketplace

Source :www.emirgarden.com

Important Things to Know Before Putting the First Flower in the Ground

So you’re thinking about starting a flower garden? Many areas of the country have hot summers and sometimes difficult soil to grow in. There are some tips to follow that will help you start off on the right foot with your new flower garden.

When picking a spot for your garden in your new lot, look for a sunny spot, preferably with soil that is as good, as well-drained and as organic as possible.

The garden should have at least six hours of sunlight a day and should be well-ventilated to help control mold and mildew.

A “pH” test to determine the acidity of the soil might be good way to begin. Flower gardens do best with more neutral soil.

If your soil tends to be clayish and lacks air it may need topsoil brought in. For a successful flower bed, a truckload of topsoil or topsoil in bags may have to be tilled into the ground to a depth of at least eight inches.

The addition of the topsoil may raise the bed a little, which will improve the drainage.

Depending on the type of flowers you will be growing, you may also want to mulch the bed. Mulching will cut down on water loss through evaporation.

You may want to add some fertilizer while tilling the ground. A high-phosphorus fertilizer will encourage strong roots.

However, organic fertilizers such as manures, bone meal and cotton seed meal, might be more desirable since they offer longer, slower feeding and less danger of over applying and burning than with the other fertilizers. Cow manure is the most popular manure.

If you’re growing perennials or shrubs, you should pay careful attention to watering for the first summer. By the second summer, the plants should be “fairly-well established” and the watering will not be as critical.

There are two basic types of flowers: annuals, one-year plants that usually bloom in the summer, and perennials, which come back year after year. Annuals can either be sown or bought from a nursery already growing in cell packs.

If you buy the plants already established, you get a three- to four-week head start and, therefore, get color in your yard that much quicker.

To adjust the global market development, b2b business directory offers the latest global market trends.